Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang Yang Penting Namun Sering Diabaikan

0
28

Aerial-mag.com, Secara umum, cara mengelola keuangan usaha dagang seperti ini dalam dunia usaha sangat penting untuk selalu dipelajari dan diterapkan. Tapi sayangnya secara umum hampir semua wirausaha baik usaha kecil, menengah, bahkan yang besar sekalipun lebih terfokus pada sistem managemen bisnis mereka.

Lebih mencengangkannya lagi, dari sekian banyak pelaku bisnis ini kebanyakan menganggap jika management keuangan bagi usaha yang sedang digelutinya bukanlah sesuatu yang cukup pentiang karana bisa berjalan dengan sendirinya ketika management bisnisnya sudah benar.

Prinsip Umum Mengatur Keuangan Usaha Dagang

Sebagai seorang pengusaha, sebaiknya jangan hanya mementingkan management bisnis semata, tapi management keuangan juga harus diberi perhatian lebih. Jangan pernah beranggapan jika bisnis sudah berjalan dengan baik maka secara otomatis keuangan juga akan mengikutinya.

Pemikiran semacam ini sangat risakan serta potensi keuangan tempat usaha Anda menjadi amburadul sangatlah besar. Oleh sebab itu, managemet bisnis penting untuk diperhatikan, tapi cara mengelola keuangan tempat usaha juga tak kalah pentingnya untuk diperhatikan.

Bagi Anda yang ingin mulai memanage keunagan tempat usaha dagangnya dengan baik dan profesional,  cara mengelola keuangan usaha dagang berikut ini bisa Anda jadikan sebagai referensi atau bahan pertimbangan.

  1. Pisahkan uang pribadi dan uang bisnis

Kesalahan cukup fatal yang sering dilakukan oleh para pengusaha namun jarang disadari adalah mencampur antara uang usaha dengan uang pribadinya. Padahal dalam hal penggunaannya, uang pribadi dengan uang usaha sangatlah berbeda. Oleh sebab itu, sebisa mungkin pisahkan antara uang pribadi dengan uang usaha Anda.

  1. Tentukan berapa persen dana yang dijadikan untuk modal usaha

Seperti berapa persen uang yang dialokasikan untuk operasional, berapa persen laba yang Anda tetapkan, berapa persen uang yang dijadikan sebagai cadangan kas usaha, dan yang terakhir adalah berapa persen uang yang dialokasikan untuk mengembangkan tempat usaha.

Umumnya besar prosentase yang ditentukan oleh masing-masing pengusa berbeda-beda. Yang paling penting adalah cara ini bisa membantu Anda mengelola keuangan usaha sesuai dengan porsi yang sudah Anda tetapkan.

  1. Buat buku catatan keuangan yang rapi setiap bulannya

Pembukuan semacam ini dimaksudkan untuk mengontrol semua transaksi keuangan, mulai dari pemasukan, pengeluaran, bahkan sampai hutang dan piutang tempat usaha yang Anda kelola ini. Selain itu, laporan bulanan semacam ini bisa mempermudah Anda menganalisa atau mengevaluasi perkembangan usaha secara berkala.

  1. Selalu kontrol arus kas usahamu

Ketika arus kas lancara, secara otomatis segal kuwajiban yang harus dibayarkan juga akan terpenuhi. Dengan kondisi semacam ini, aktivitas bisnis bisa berjalan lancar serta arus kas usaha bisa terus bertambuh.

  1. Sebisa mungkin hindari resiko hutang usaha

Mengembangkan tembat usaha dengan cara berhutang memang tidak ada yang melarang, tapi meskipun demikian sebaiknya berhati-hatilah jika Anda melakukan hal semacam ini.

Sebab pada saat kondisi keuangan tampat usaha Anda kurang baik, maka beban cicilan hutang usaha hanya akan menambah memperburuk kondisi keuangan tempat usaha Anda.

Maka dari itu, jika memang dirasa pemasukan yang ada selama ini belum mampu memenuhi kebutuhan operasional secara maksimal setiap bulannya, sebisa mungkin kurangi resiko berhutang.

Itulah beberapa tips mengelola keuangan usaha dagang yang baru bisa diulas. Jika Anda ada tips lain yang belum diulas di sini, bisa menambahkannya ke kolom komentar supaya bisa menambah wawasan para pelaku bisnis lainnya. Dan semoga cara mengelola keuangan usaha dagang di atas bisa sedikit membantu Anda.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here